Sejarah Perusahaan

PERKEMBANGAN PDAM KOTA CIREBON

 

  •  Periode Kolonial Belanda (Tahun 1890 – 1925)

Awal pembangunan Sistem penyediaan air minum Kota Cirebon dibangun pada Tahun 1890 oleh Pemerintahan Kolonial Belanda dari Mata Air Sendang Kabupaten Cirebon dengan kapasitas 100 liter/detik.

Dalam upaya pengelolaan air limbah di wilayah Kota Cirebon, Pemerintah Hindia Belanda pada Tahun 1925 membangun sarana air limbah dengan sistem tercampur yang dilengkapi pompa 3 x 200 liter/detik.

Dengan meningkatnya pertumbuhan sosial ekonomi di Kota Cirebon, pada Tahun 1937 dibangun sarana penyediaan air minum di kaki Gunung Ciremai, Desa Paniis Kabupaten Kuningan dari mata Paniis dengan kapasitas produksi 33 lt/dt. Sistem penangkapan air baku berupa terowongan (tunel) yang mengumpulkan air dari 15 buah sumur vertikal. 

  • Periode Pendirian (Tahun 1958 – 1960)

Pendirian Perusahaan Saluran Air minum melalui Peraturan Bantuan Daerah Kotapraja Cirebon tanggal 26 Pebruari 1958, namun masih belum beroperasi secara perusahaan dan berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum.

Kotapraja Cirebon melalui Proyek Air Minum dengan bantuan pinjaman Bank Pembangunan Indonesia membangun penambahan sarana air minum dengan kapasitas 100 lt/dt . Dengan membangun pipa transmisi dari sumber sampai ke kota dan membangun menara air Gunung Sari pada tahun 1963 dengan kapasitas 2500 m3. Dengan proyek tersebut sekaligus memisahkan Unit Perusahaan Saluran Air Minum dari Dinas Pekerjaan Umum ke dalam dinas baru yaitu Dinas Perusahaan dan Perekonomian Kotapraja Cirebon.

  • Periode Pengembangan (Tahun 1960 – 2013)

Berdasarkan Peraturan Daerah Perusahaan Daerah Air Minum dengan Undang-undang No. 5 Tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah Air Minum, PDAM beroperasi penuh sebagai Perusahaan Daerah serta diangkat 3 Direksi dan Badan pengawas.

Dalam rangka penambahan kapasitas produksinya PDAM Kota Cirebon melaksanakan MOU antara Pemerintah Swiss dengan pemerintah Indonesia untuk kerjasama pembangunan peningkatan kapasitas air minum Kodya DT II Cirebon, yang selanjutnya dikenal sebagai CUDP I dengan peningkatan kapasitas produksi air dari 100 liter/detik menjadi 860 liter/detik dan pada 25 Oktober 1986 Pembentukan organisasi proyek induk pada proyek pengembangan Kota Cirebon (CUDP II).

Dalam rangka peningkatan kualitas dan cakupan pelayanan melalui upaya pengembangan dan optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan mengoptimalkan sumber dana internal melalui alokasi sumber pembiayaan yang efisien dan efektif, telah disahkan Corporate Plan PDAM Kota Cirebon untuk Tahun 2011-2015.

Pada tanggal 28 Maret 2012, telah ditandatangani Peraturan Daerah Kota Cirebon tentang Perusahaan Daerah Air Minum Kota Cirebon yang mempunyai tujuan pokok perusahaan yaitu terciptanya sistem pelayanan air minum dan air limbah secara efektif, efisien dan ekonomis guna terciptanya pengelolaan perusahaan yang mantap, mandiri dan berwawasan lingkungan serta mendorong laju pertumbuhan perekonomian daerah dan ikut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Cirebon.


Penyusunan Rencana Komprehensif Program Hibah Air Minum untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang akan dilaksanakan Tahun 2012 sampai dengan Tahun 2014 melalui Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Kota Cirebon kepada PD. Air Minum Kota Cirebon, sebagai pelaksanaan program peningkatan kualitas dan cakupan pelayanan PDAM Kota Cirebon melalui pengembangan terhadap Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang ada untuk 5 Tahun ke depan.